Scroll untuk melanjutkan membaca
Ide Jualan Jajanan Jadul yang Lagi Naik Daun, Modal Kecil Tapi Untungnya Bikin Senyum

Ide Jualan Jajanan Jadul yang Lagi Naik Daun, Modal Kecil Tapi Untungnya Bikin Senyum

Ide Jualan Jajanan Jadul yang Lagi Naik Daun, Modal Kecil Tapi Untungnya Bikin Senyum
Telur gulung (Dok. Ist) 


Rekomendasid.com - Tren kuliner nostalgia membuat ide jualan jajanan jadul kembali diminati banyak orang. Saat ini, bukan hanya rasa yang dicari, tetapi juga camilan yang lebih aman dan sehat untuk tubuh. 

Kondisi ini membuka peluang usaha baru, terutama bagi kamu yang ingin memulai bisnis rumahan dengan modal relatif kecil namun berpotensi menghasilkan keuntungan stabil.

Ide Jualan Jajanan Jadul yang Bisa Kamu Coba

Berikut beberapa inspirasi jajanan jadul yang bisa diolah menjadi lebih sehat dan tetap lezat.

1. Kue Lapis Tepung Beras

Kue lapis merupakan salah satu jajanan tradisional yang sangat populer di berbagai daerah. Teksturnya kenyal dengan warna berlapis yang menarik membuat banyak orang menyukainya.

Agar lebih sehat, kamu bisa menggunakan pewarna alami dari bahan segar seperti pandan, daun suji, ubi ungu, atau bit. Selain membuat tampilannya cantik, bahan alami ini juga memberikan aroma dan rasa yang khas.

Penggunaan gula juga bisa dikurangi tanpa menghilangkan cita rasa aslinya. Pilih santan segar berkualitas agar tekstur kue tetap lembut dan harum. Dengan cara ini, kamu bisa menghadirkan kue lapis yang tetap nikmat namun ramah bagi kesehatan.

2. Es Gabus dengan Susu Nabati

Es gabus termasuk jajanan jadul yang banyak disukai karena rasanya manis dan menyegarkan. Dalam versi modern, kamu bisa mengganti santan dengan susu nabati seperti susu almond, oat, atau kedelai.

Sebagai pemanis, gunakan bahan alami seperti madu, gula kelapa, atau sirup kurma. Pilihan ini membuat rasa tetap manis tetapi tidak terlalu berat bagi tubuh. Produk ini cocok dijual kepada anak-anak hingga orang dewasa yang sedang menjaga pola makan.

Dengan tampilan warna-warni dari bahan alami, es gabus versi sehat juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

3. Kue Cucur dari Tepung Beras Organik

Kue cucur dikenal dengan tekstur unik, yaitu bagian tengah yang lembut dan pinggiran yang renyah. Untuk membuatnya lebih sehat, kamu bisa menggunakan tepung beras organik yang lebih bersih dari bahan kimia.

Sebagai pemanis, gula aren atau gula semut bisa menjadi pilihan yang lebih alami. Saat menggoreng, gunakan minyak baru secukupnya dan hindari penggunaan minyak berulang agar kualitas makanan tetap terjaga.

Kue cucur versi sehat tetap mempertahankan rasa khas, namun memberikan kesan lebih aman bagi konsumen.

4. Cilok dan Cireng dengan Saus Variatif

Cilok dan cireng merupakan jajanan sederhana yang selalu punya banyak penggemar. Teksturnya kenyal dan rasanya gurih membuat camilan ini mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Sebagai inovasi, kamu bisa menghadirkan saus dengan variasi rasa, seperti saus kacang rendah gula, sambal pedas, atau bumbu tabur kekinian. Selain meningkatkan rasa, variasi ini juga bisa menambah daya tarik produk.

Cilok dan cireng sangat fleksibel untuk dijual di berbagai lokasi, mulai dari depan rumah hingga area sekolah atau pasar.

5. Telur Gulung 

Telur gulung termasuk jajanan legendaris yang identik dengan suasana sekolah. Meski sederhana, camilan ini tetap populer dan bahkan kembali viral di berbagai media sosial.

Kamu hanya membutuhkan peralatan sederhana untuk memulainya. Agar lebih menarik, tambahkan pilihan saus seperti pedas manis atau bumbu tabur dengan berbagai rasa.

Usaha telur gulung juga bisa dijalankan secara keliling atau membuka lapak kecil di area ramai. Dengan harga jual yang terjangkau, produk ini memiliki potensi keuntungan yang cukup menjanjikan.

Mengembangkan ide jualan jajanan jadul dalam versi yang lebih sehat merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Selain memberikan keuntungan secara finansial, kamu juga ikut menjaga keberlangsungan kuliner tradisional yang memiliki nilai budaya.

Dwi Synta
Hai saya Synta, seorang Reviewer Influencer dan Penulis di Rekomendasid.com, Saya merekomendasikan pengalaman saya dalam beberapa topik mulai dari Lifestyle, Teknologi, kuliner, Wisata, Barang
Posting Komentar