Rekomendasi Obat Diare untuk Anak yang Aman dan Mudah Didapat di Apotek

Rekomendasi Obat Diare untuk Anak yang Aman dan Mudah Didapat di Apotek

Rekomendasi Obat Diare untuk Anak yang Aman dan Mudah Didapat di Apotek
Obat diare untuk anak (Dok. Ist) 


Rekomendasid.com - Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang cukup sering dialami anak-anak, terutama balita. Kondisi ini biasanya berlangsung selama beberapa hari. Meski begitu, ada beberapa rekomendasi obat diare untuk anak. 

Di samping itu, obat diare biasanya aman dan bisa dengan mudah Kamu temukan di apotek terdekat. 

Rekomendasi Obat Diare untuk Anak yang Mudah Ditemukan 

Berikut ini adalah rekomendasi obat diare untuk anak yang umum digunakan dan dapat membantu meredakan keluhan diare pada si kecil.

1. Lacto-B Sachet 1 gram

Lacto-B merupakan suplemen berbentuk bubuk yang mengandung probiotik baik untuk saluran pencernaan anak. Selain probiotik, Lacto-B juga diperkaya dengan vitamin C, vitamin B kompleks, niacin, serta zinc. 

Suplemen ini dapat digunakan untuk anak usia 1 hingga 12 tahun. Dosis yang umumnya dianjurkan adalah 3 sachet per hari. Cara konsumsinya cukup mudah, Kamu bisa melarutkan serbuk Lacto-B ke dalam air hangat. 

Pada beberapa anak, efek samping ringan seperti perut terasa kembung atau tidak nyaman bisa saja muncul. Jika keluhan berlanjut, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis.

2. Zinc Sulfate Monohydrate Tablet

Zinc Sulfate Monohydrate termasuk salah satu obat diare anak yang sering direkomendasikan karena kandungan zinc-nya terbukti membantu mempercepat penyembuhan diare dan memperkuat daya tahan tubuh.

Untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, dosis yang umum diberikan adalah 20 mg sekali sehari selama 10 hari, meskipun diare sudah berhenti sebelum itu. Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi risiko mual.

Meskipun tergolong obat bebas, Kamu tetap dianjurkan mengikuti aturan pakai yang tertera atau berkonsultasi dengan dokter agar dosisnya sesuai dengan usia dan kondisi anak.

3. Guanistrep Suspensi

Guanistrep merupakan obat diare berbentuk sirup yang mengandung kaolin dan pektin. Kandungan ini bekerja dengan menyerap racun dan membantu memadatkan feses sehingga frekuensi buang air besar bisa berkurang.

Untuk anak usia 3–6 tahun, dosis yang dianjurkan adalah 1–2 sendok takar (5–10 ml), dengan batas maksimal 15 ml dalam 24 jam. Sebelum diminum, pastikan botol dikocok terlebih dahulu agar obat tercampur merata.

Bagi anak di bawah 3 tahun, penggunaan obat ini sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Selain itu, Guanistrep tidak dianjurkan digunakan jika anak mengalami demam tinggi atau diare tidak kunjung membaik lebih dari dua hari.

4. Daryazinc Sirup

Daryazinc adalah obat diare anak berbentuk sirup yang mengandung zinc sulfate dan dapat digunakan bersamaan dengan oralit. Obat ini cocok untuk bayi usia 2 bulan hingga anak usia 5 tahun.

Dosis yang dianjurkan untuk anak usia 6 bulan sampai 5 tahun adalah 5 ml sekali sehari selama 10 hari. Sementara itu, untuk bayi usia 2–6 bulan, dosisnya adalah 2,5 ml sekali sehari selama 10 hari. Sebaiknya obat diberikan setelah anak makan.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi antara lain mual, sakit perut, atau muntah. Jika muncul reaksi yang tidak biasa, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.

5. Oralit Sachet

Oralit merupakan larutan rehidrasi oral yang berfungsi menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare dan muntah. Obat ini sangat penting untuk mencegah dehidrasi pada anak.

Cara penggunaannya adalah dengan melarutkan satu sachet oralit ke dalam 200 ml air matang. Dosis oralit disesuaikan dengan usia anak. Untuk bayi di bawah 1 tahun, oralit dapat diberikan sedikit demi sedikit pada 3 jam pertama. 

Untuk anak usia 1–5 tahun dan 5–12 tahun, jumlah oralit yang diberikan akan lebih banyak sesuai anjuran. Efek samping yang mungkin muncul biasanya ringan, seperti mual atau muntah. 

Menangani diare pada anak tidak boleh dilakukan sembarangan. Selain memastikan kebutuhan cairan tercukupi, Kamu juga bisa memilih obat diare anak yang sesuai dengan usia dan kondisi si kecil. 

Dwi Synta
Hai saya Synta, seorang Reviewer Influencer dan Penulis di Rekomendasid.com, Saya merekomendasikan pengalaman saya dalam beberapa topik mulai dari Lifestyle, Teknologi, kuliner, Wisata, Barang
Posting Komentar